Skip to content

Bolivia: PRESIDEN EVO MORALES “MENGUBURKAN” KEPEMILIKAN TANAH PARA TUAN TANAH

Agustus 3, 2011

Presiden Bolivia, Evo Morales.

Pemerintah Bolivia akan menghapus tuntas kepemilikan tanah oleh tuan-tuan tanah. Untuk itu pemerintah daerah bersama dengan organisasi-organisasi masyarakat dan petani, akan membuat sebuah hukum baru tentang tanah. Produk hukum itu akan mengatur pembagian dan penyerahan tanah kepada para petani.

Itulah yang dinyatakan oleh Presiden Bolivia, Evo Morales dalam diskursus di Villa Tunari, dihadapan kelompok masyarakat indigena dan para petani. Pada saat yang sama Evo Morales menyerahkan lebih dari 18.600 hak kepemilikan tanah kepada petani. Sebelum dia menyerahkan tanah tersebut, dia sudah menandatangani dekrit untuk mengatur apa yang dinamakan “HUKUM UNTUK MEMBANGUN KAMPUNG/DESA”.

“Sudah habis masa tuan tanah di Bolivia, sekarang ini kita memiliki sebuah instrumen legal untuk menghabisi semua tuan-tuan tanah di timur Bolivia. Memang sulit untuk mempertahankan hak-hak orang miskin dan masyarakat indígena, tetapi saya bahagia, karena kita bersatu, terorganisir dan bisa dimobilisasi”, kata Evo Morales dihadapan para petani dan masyarakat indígena.

Presiden Evo memberikan lampu hijau untuk melakukan sebuah etapa baru dalam reformasi agraria. Reformasi agraria ini memiliki tujuan supaya tanah-tanah yang pada saat ini ada di tangan para pengusaha dan tuan tanah di beberapa bagian dari Bolivia diserahkan kepada petani dan masyarakat indígena.

Evo Morales, yang adalah presiden pertama Bolivia keturunan indígena, menyatakan bahwa dia setuju dengan tuntutan organisasi-organisas petani yang meminta supaya membuat sebuah produk hukum yang berisikan “tidak ada tuan tanah di Bolivia” dan “hapus total hak kepemilikan tanah para tuan-tuan tanah”.
Presiden Evo Morales menuduh para pengusaha di bagian timur Bolivia yang mengumpulkan uang tanpa menghormati lingkungan hidup dan meminta supaya mereka bertanggungjawab atas “pembunuhan dan pembantaian” ketika masyarakat indígena memberontak terhadap mereka.

Sumber : http://actualidad.rt.com/actualidad/america_latina/issue_27807.html

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: