Skip to content

Demonstrasi Turis Di Pintu Masuk Machu Picchu

Juli 26, 2011

Demonstrasi para turis di pintu masuk Machu Picchu

Kemarin lebih dari 300 turis memblokir jalan masuk ke Machu Picchu. Karena itu pemerintah Cusco memperbesar kunjungan turis dari 2.500 menjadi 3.300 orang perharinya.
Beberapa turis dari Brasil yang datang bersama keluarga mereka untuk melihat Machu Picchu akhirnya harus pulang ke hotel mereka, karena mereka dilarang masuk Machu Picchu. Bersama dengan 500 orang turis lainnya dari manca negara mereka harus pulang ke hotel mereka karena mereka tidak mendapat tiket masuk untuk menikmati indahnya “Kota Hilang Inka” Machu Picchu.
Karena frustrasi mereka kehilangan waktu, tenaga dan duit mereka akhirnya bersama dengan beberapa turis lainnya dari manca-negara pergi ke kantor direktur regional Kebudayaan, Juan Julio Garcia Rivas, untuk mengemukakan masalah mereka yang diperlakukan secara “tidak baik” dan meminta solusi atas masalah tersebut dari pemerintah. Para operator pariwisata seperti agen perjalanan menyalahkan pihak pemerintah yang membuat kekacauan ini sejak minggu lalu.
Para turis menyesalkan ketidakmampuan pemerintah Peru untuk menyelesaikan masalah ini. Seorang turis dari Brasil menyatakan bahwa mereka datang ke Peru hanya untuk menikmati indahnya Machu Picchu dan betapa memalukan, kampanye yang kuat tentang Machu Picchu di luar negeri tetapi para turis tidak diijinkan masuk.
Sementara direktur kebudayaan, Juan Julio Garcia Rivas menyalahkan berbagai agen perjalanan yang menyatakan bahwa para turis bisa membeli tiket masuk Machu Picchu di pintu masuk Machu Picchu seperti di Aguas Calientes. Karena ketidakpuasan terhadap situasi ini kurang lebih 300 turis baik nasional maupun internasional menduduki jembatan “Ruinas”, jembatan yang menghubungkan Aguas Calientes dengan kota Machu Picchu sebagai simbol protes mereka atas kekurangan tiket masuk. Akibat protes ini kurang lebih 400 orang turis yang sudah memiliki tiket masuk ke Machu Picchu akhirnya terblokir selama 2 jam. Mobil-mobil yang mengangkut turis tidak satupun yang berjalan.
Pada saat yang sama direksi Regional Kebudayaan dan Perdagangan Luar Negeri dan Pariwisata mengumumkan rute baru untuk mengenal Machu Picchu. Rute baru ini yakni Machu Pichu-Gunung Machu Picchu yang mampu dilewati oleh kurang lebih 400 orang turis setiap harinya.

Rute perjalanan ke Machu Picchu yang baru


Rute baru ini akan menambah jumlah turis yang mengunjungi Machu Picchu menjadi 3.300 orang. Sementara rencana pemerintah adalah: dalam sehari akan diadakan tiga periode kunjungan di mana masing-masing periode boleh masuk 2.500 pengunjung. Tetapi rencana ini ditolak oleh UNESCO karena akan merusak situs terkenal ini. Dengan begitu banyaknya jumlah turis yang masuk ke tempat ini, maka tempat bersejarah ini akan cepat rusak. Karena itu perlu diatur pelestariannya selain hanya memetik hasil ekonomi dari situs ini.
Sumber:
http://www.larepublica.pe/26-07-2011/cusco-turistas-protestaron-y-tomaron-entrada-de-machu-picchu

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: