Skip to content

KRIMINALITAS DAN PEMBANGUNAN NEGARA-NEGARA AMERIKA TENGAH

Juni 10, 2011

Kejahatan (kriminal dan kekerasan) merupakan masalah penting bagi pembangunan di Amerika Tengah. Di negara-negara seperti El Salvador, Guatemala dan Honduras, indeks kriminalitas dan kekerasan merupakan yang tertinggi di Amerika Latin. Di beberapa negara lainnya misalnya Costa Rica, Nicaragua dan Panama tingkat kejahatan dan kekerasan sedikit. Tetapi belakangan ini mengalami peningkatan yang berarti sehingga negara-negara ini cemas terhadap situasi ini. Jumlah penduduk negara-negara Amerika Tengah hampir sebanding dengan jumlah penduduk Spanyol. Dan berdasarkan data tahun 2006, di Spanyol tercatat 336 pembunuhan pertahun (kurang lebih kurang dari seorang setiap harinya) sementara di Amerika Tengah tercatat 14.257 pembunuhan dengan kata lain kurang lebih 40 orang per harinya mengalami kejahatan pembunuhan.

Amerika Tengah


Kejahatan ini tidak hanya meninggalkan trauma dan penderitaan bagi para korban, tetapi juga kejahatan ini mempengaruhi perkembangan dan biaya ekonomi nasional. Biaya ekonomi untuk menjaga keamanan, proses pengadilan dan biaya asuransi kesehatan sebagai efek langsung dari kejahatan dan kekerasan mencapai kurang lebih 8% dari PBI di daerah ini. Kejahatan telah melemahkan perekonomian, tidak hanya gaji yang hilang, tetapi juga karena merusak iklim investasi dan membuat pemerintah mengalihkan berbagai sumber keuangan pemerintahan untuk menjaga keamanan supaya kegiatan perekonomian berjalan dengan lancar. Bahkan jika dikalkulasi penurunan 10% level kejahatan di Amerika Tengah sebanding dengan kenaikan pendapatan perkapita daerah ini sebesar 1%. Kriminalitas yang berhubungan dengan kekerasan juga melemahkan institusi. Data-data yang ada menunjukkan bahwa peredaran narkoba meningkatkan level korupsi dalam sistem pengadilan di beberapa negara Amerika Tengah dan ini memperlemah posisi pemerintahan di mata publik. Secara umum, para korban kejahatan memegang prinsip bahwa, pertama mereka kurang percaya pada sistem pengadilan yang ada, kedua mereka yakin bahwa ide keadilan hanya bisa terealisasi jika mereka mengambil tindakan hukum dengan cara mereka sendiri dan ketiga semakin hari mereka semakin tidak percaya dan tidak menghormati bahwa negara memiliki kekuatan atau hak atas diri mereka.
Apa yang ada dibelakang kejahatan dan kekerasan di Amerika Tengah?
Jika dianalisis sebenarnya ada empat alasan besar atas kejahatan di daerah ini yakni: peredaran narkotika, kejahatan anak muda dan geng anak muda, dan peredaran senjata api. Hal ini semakin diperparah oleh lemahnya penegakan hukum dari institusi pengadilan sebagai faktor penting untuk menahan ekspansi kejahatan.
• Peredaran narkoba di satu pihak adalah faktor utama pembunuhan di Amerika Tengah tetapi juga pada saat yang sama menjadi faktor dasar terjadinya kekerasan di daerah ini. Misalnya, daerah-daerah yang dikenal sebagai “hot spots” narkoba memiliki indeks kejahatan jauh lebih besar, di atas daerah-daerah lain yang bukan zona “hot spots” narkoba. Sudah menjadi jelas bahwa penurunan atau pencegahan peredaran narkoba adalah kunci strategis regional untuk melawan kejahatan. Di Amerika Tengah peredaran narkoba mengalami peningkatan yang luar biasa. Diperkirakan bahwa 90% dari kokain yang sampai di Amerika Serikat datang melalui negara-negara Amerika Tengah ini. Aliran uang juga meningkat di daerah ini, dan menurut perkiraan total uang yang mengalir dalam bisnis narkoba ini mencapai 5% dari PIB regional.
• Saat ini kejahatan anak muda dan geng-geng anak muda menjadi hal yang mencemaskan di Amerika Tengah. Lelaki yang berumur antara 15-34 tahun merupakan usia dari sebagian besar korban pembunuhan dan juga menjadi bagian dari geng anak muda. Ada lebih dari 900 geng anak muda yang beroperasi di Amerika Tengah sekarang ini, dengan anggota kurang lebih sebanyak 70.000 orang. Sudah dapat dipastikan bahwa geng-geng anak muda ini merupakan faktor yang menyebabkan tingkat kejahatan di El Salvador, Guatemala dan Honduras meningkat, namun ada indikasi yang menyatakan bahwa mereka hanya menyebabkan sedikit kejahatan di masyarakat. Ada sangat sedikit informasi yang bisa dipercayai tentang hubungan antara geng-geng anak muda dengan perdagangan narkoba. Untuk mengatasi masalah kejahatan anak muda dan geng-geng anak muda, para politikus harus secepatnya membuat program pembangunan dan memberikan pendidikan anak-anak, mengintervensi jumlah kekerasan terhadap anak-anak di sekolah-sekolah menengah, membuka sekolah malam dan akhir pekan sehingga anak-anak muda menggunakan waktu mereka secara konstruktif.
• Penjualan senjata api yang bebas. Perang sipil yang panjang dan meningkatnya impor senjata api dalam beberapa tahun belakangan ini ke dalam wilayah ini, telah membuat Amerika Tengah menjadi daerah senjata. Studi-studi yang dilakukan menunjukkan bahwa kira-kira 4.5 juta senjata api ringan ditemukan di daerah ini tahun 2007 dan sebagian besarnya adalah senjata ilegal. Dan sebagian besar dari senjata-senjata ini digunakan dalam kegiatan kejahatan. Sebuah studi yang dilakukan oleh “Small Arms Survey”, dikatakan bahwa senjata-senjata api yang berada di sana menjadi bagian dari insiden kejahatan seperti yang terjadi di Guatemala. Demikian juga di El Salvador.
• Lemahnya penegakan keadilan dari pihak institusi pengadilan menyebabkan kekerasan semakin merebak. Kelemahan institusi pengadilan dalam menyelesaikan masalah kejahatan menjadi masalah yang penting di Amerika Tengah. Misalnya tahun 2006 Honduras melaporkan 63.537 kejahatan, di mana 49.198 kejahatan diinvestigasi dan hanya 1.015 kejahatan yang berhasil mendapat keputusan hukum. Namun demikian harus diakui bahwa banyak kejahatan yang tidak dilaporkan ke Badan Pengadilan karena lemahnya keyakinan masyarakat atas keadilan yang bisa diberikan oleh insitutusi-institusi ini.
Sudah jelas bahwa tidak tersedia cara cepat dan mudah untuk mengatasi masalah kejahatan dan kekerasan di Amerika Latin. Banyak politikus dan ahli dalam bidang keamanan menyatakan bahwa perjuangan melawan kejahatan adalah perjuangan yang panjang. Seperti yang dialami oleh Colombia dan juga belakangan ini di Mexico, pemerintah harus membayar begitu mahal perjuangan untuk melawan kejahatan terutama kejahatan narkoba. Perjuangan melawan kejahatan harus menjadi prioritas dalam agenda pembangunan dari semua negara di Amerika Tengah.
Strategi-strategi untuk mengatasi kejahatan akan berhasil dalam berbagai bidang kalau ada pencegahan dini dalam semua level, perubahan sistem kerja badan pengadilan terutama di daerah-daerah kantong narkoba dan peraturan kepemilikan senjata api yang lebih tegas dan jelas. Juga masyarakat harus diajak untuk mengerti resiko-resiko apabila mereka turut ambil bagian dalam kejahatan tersebut dan menjelaskan dengan penuh hati-hati akan masa depan anak-anak bila mereka terlibat dalam kejahatan seperti itu.
Karena itu, desain perencanaan nasional untuk menurunkan kejahatan dan membangun komisi nasional melawan kejahatan adalah beberapa cara untuk mengorganisir berbagai aksi dari pemerintah, memfasilitasi kerjasama antar sektor dan memberikan prioritas penting terhadap sumber kehidupan masyarakat. Demikian juga perencanaan nasional harus mengikutsertakan organisasi masyarakat sipil, yang memiliki pengalaman yang lebih banyak dalam mencegah kejahatan dan rehabilitasi terhadap para penjahat. Strategi pencegahan juga harus difungsikan. Kegiatan pencegahan harus difokuskan ke anak-anak dan keluarga-keluarga, seperti program pengembangan anak-anak kecil, pengembangan kemampuan orang tua, pencegahan kejahatan lewat pelajaran di sekolah-sekolah. Semua program pencegahan ini harus saling bahu membahu, bekerja sama dalam jangka waktu yang lama.
Selain itu Badan Pengadilan harus mereformasi diri dalam menjalankan fungsinya untuk menegakkan hukum dan keadilan. Perubahan tidak hanya dalam bidang metode kerja mereka tetapi juga dalam hal transparansi terhadap publik. Badan pengadilan harus memperbaiki kualitas dan pelayanan terhadap masyarakat dengan: memperbaiki efektifitas dan efisiensi, dan pada saat yang sama menghormati proses legal dan hak-hak asasi manusia; menolak semua bentuk korupsi dalam pengadilan; meningkatkan kerjasama antara mereka yang terlibat dalam Badan Pengadilan; memperbaiki akses terhadap keadilan, khususnya masyarakat miskin dan mereka yang tersingkirkan atas hak-hak mereka.
Semua masalah kejahatan menempatkan negara-negara di Amerika Tengah dalam situasi sulit. Kejahatan narkoba telah sampai pada ekstrim yang berbahaya dan juga membahayakan institusi pengadilan dan pemerintahan. Kerja keras pemerintah dan masyarakat sipil untuk mengatasi kejahatan ini sangat dibutuhkan demi keamanan di Amerika Tengah.
Sumber –sumber bacaan:
1. Acevedo, Carlos (2008). Los costos económicos de la violencia en Centroamérica. San Salvador: Consejo Nacional de Seguridad.
2. Karp, An. 2008. Estimated firearms distribution in 27 Latin America and Caribbean countries, 2007. Genewa: Small Arms Survey.
3. Comisión Latinoamericana sobre Drogas y Democracia, 2009. Drugs and Democracy: Toward a Paradigm Shift.
4. Muggah, R. y Stevenson, C., 2008. On the Edge: Considering the Causes and Consequences of Armed Violence in Central America. Documento de antecedentes para Crimen y Violencia en
Centroamérica del Banco Mundial ESW.

2 Komentar leave one →
  1. Juni 13, 2011 7:16 am

    1)apakah dapat diasumsikan bahwa negara2 Amerika Latin (tengah,dan sekitarnya sangat sarat atau merupakan pusat jual beli narkoba,senjata api,dan seputarnya??
    dan merupakan tempat/daerah yg ideal utk pertumbuhan/perkembangbiakan daun2 ganja yg dijadikan narkoba itu sendiri…
    2) dan termasuk negara berkembangkah atau sedang berkembang??mungkin bisa saja dikatakan sedang berkembang dlm tindakan kejahatan,atau?
    3)tindakan pencegahan yg dilakukan pemerintah memang sangat baik,tapi sepertinya blm terlihat hasil yg memuaskan dari tindakan tersebut…

  2. Benny Kalakoe permalink*
    Juni 13, 2011 3:44 pm

    Jenny, negara-negara yang saya tulis di atas adalah Amerika Tengah, umumnya negara-negara berkembang, kecuali Costa Rica. Daerah ini memang merupakan jalur narkoba ke Amerika. Pusat narkoba itu banyak di Amerika Latin, termasuk Ecuador, Peru, Colombia. Tindakan pencegahan dari pemerintah, butuh komitmen yang besar dari pemerintah!!! Colombia bekerjasama de USA sudah berhasil mengurangi peredaran narkoba di Colombia, Mexico masih berjuang melawan narcoba. Negara-negara lain…belum memperlihatkan hasilnya. Dari data-data yang adi di Peru saja, di sini banyak orang Belanda yang dipenjara karena membawa narkoba ke Eropa. Thanks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: