Skip to content

Pindah alamat

September 26, 2011

Saya sudah pindah alamat ke: beritamerikalatin.blogspot.com

Amerika Latin dan Karibe : HARGA RUMAH DI AMERIKA LATIN DAN KARIBE MENINGKAT KECUALI DI MEXICO

Agustus 4, 2011

Bagian interior rumah di daerah perumahan Centro Historico Cartagena - Colombia

Kejahatan terorganisir dan narkotrafik menurunkan harga rumah di Mexico, bahkan harganya turun sampai 80%. Chihuahua, Nuevo Leon, Michoacan, Guerrero dan Tamaulipas adalah beberapa negara bagian di Mexico yang paling besar mengalami dampak kerugian ini. Banyak perumahan tidak laku terjual karena pembeli merasa tidak nyaman akibat begitu banyaknya kelompok kriminal yang beraksi.
Perusahaan perumahan Excelsior menyatakan bahwa efek negatif dari rasa ketidaknyamanan ini sangat tinggi di masyarakat. Banyak keluarga memilih untuk menjual harta milik mereka dengan harga berapa saja, daripada terus membayar iuran kepada kelompok kejahatan terorganisir. Bahkan ada yang diminta pergi oleh kelompok pembunuh bayaran atas pelayanan mereka terhadap narkotrafik.
Di Apatzingan, sebuah kota yang terletak di negara bagian Michoacan de Ocampo, sebuah rumah dengan luas 105 meter persegi dengan garasi untuk dua mobil, taman, ruang tengah, ruang makan, empat kamar tidur, semua kamar dengan TV dan pelayanan lainnya, biasanya dijual seharga US$ 77.000. Sekarang ini dijual dengan harga sebesar US$ 32.000.
Sementara di negara-negara lain di Amerika Latin dan Karibe, selain Mexico, sektor perumahan memiliki perkembangan yang cerah. Di Karibe sektor perumahan merupakan sektor yang menarik banyak orang Eropa dan Amerika Serikat untuk membeli rumah kedua atau ketiga mereka di Lautan Karibe.
Perkembangan urban yang semakin cepat dan perkembangan ekonomi yang baik membuat harga-harga rumah di Amerika Latin semakin naik. Di Colombia misalnya di daerah Ciudad Antigua merupakan daerah perumahan yang paling tinggi harganya: US$ 3.100 per meter persegi. Di Cartagena sekarang ini saja ada kurang lebih 67 proyek perumahan untuk menyaingi perkembangan pesat di daerah Karibe. “Karibe dulu kehilangan sinarnya, tetapi sekarang ini sinarnya telah kembali. Tidak hanya sebagai daerah tujuan wisata melainkan juga sebagai tempat tinggal kedua”, kata Jorge Hurtado Direktur CB Richard Ellis untuk Amerika Latin dan Karibe. Daerah-daerah lain juga yang mengalami peningkatan dalam bidang perumahan adalah Cancun (Riviera Maya), Republik Dominicana, Costa Rica, Panama dan Kepulauan Barbados dan Bahamas. Di Amerika Selatan, Argentina merupakan salah satu negara yang mengalami perkembangan yang pesat dalam penyediaan rumah mewah.
Berikut ini adalah daftar 10 zona perumahan termahal di Amerika Latin:
1. Cartagena (Daerah Pusat Sejarah) Colombia : US$ 3.100 per meter persegi
2. Santiago de Chile (El Golf) : US$ 2.900 per meter persegi
3. Sao Paolo (Ibirapuera), Brasil : US$ 2.800 per meter persegi
4. Buenos Aires (Recoleta), Argentina: US$ 2.800 dólares per meter persegi
5. Ciudad de Panamá (Avenida Bilbao), Panamá: US$ 2.800 per meter persegi
6. Ciudad de México (Polanco), México: US$ 2.500 per meter persegi
7. Caracas (Oriente), Venezuela: US$ 2.500 per meter persegi
8. Bogotá (La Cabrera), Colombia: US$ 2.250 per meter persegi
9. Quito (Valle de Cumbayá), Ecuador: US$ 1.360 per meter persegi
10. Asunción, Paraguay: US$ 800 per meter persegi

Venezuela : PRESIDEN CHAVEZ MENERUSKAN PERTEMPURAN “NASIONAL” MELAWAN KANKER

Agustus 4, 2011

Presiden Venezuela, Hugo Chavez, yang hari Senin lalu tampil plontos, menginformasikan bahwa dia sudah siap untuk melakukan sesi kemoterapi lanjutan untuk melanjutkan perang “nasional” lawan kanker.

Presiden Hugo Chavez berperang melawan kanker sejak Juni tahun ini. Sel kanker dalam perutnya dicabut dalam sebuah operasi di Cuba. Kemudian dia melewati dengan baik proses penyembuhan pertama dengan kemoterapi. Dari hasil kemoterapi bulan Juli lalu dinyatakan bahwa tidak ditemukan lagi sel kanker dalam tubuhnya. Namun demikian dia menyatakan bahwa, perjuangannya melawan kanker masih diteruskan, karena masih kurang sepertiga atau seperempat sesi lagi untuk kemoterapi.

“Saya yakin bahwa saya akan mengatasi masalah ini, kami akan mengatasi ini karena ini bukanlah perjuangan saya, melainkan perjuangan dari jutaan kami, jutaan anak-anak, ini adalah sebuah sebuah pertempuran nasional. Pertempuran Chavez bukan dari Chavez. Pertempuran melawan kanker yang diderita Chavez adalah pertempuran kehidupan masyarakat, dan itulah yang saya rasakan”, katanya dalam sebuah wawancara telefon dengan Televisi Nasional Venezuela. Presiden Chavez tidak menjelaskan secara detail jenis kanker yang dimilikinya, dan menyatakan bahwa dirinya baik-baik saja.

Panama: PANAMA MENEMPATI URUTAN PERTAMA PERKEMBANGAN EKONOMI SEMESTER PERTAMA 2011 DI AMERIKA LATIN DAN KARIBE

Agustus 4, 2011

Panama menempati urutan pertama perkembangan ekonomi di Amerika Latin selama semester pertama tahun 2011, bila diukur dari perkembangan PBI. Dengan PBI sebesar 8.5% selama semester pertama tahun 2011 ini Panama mengatasi negara-negara lain di Amerika Latin. Bila dibandingkan dengan perkembangan ekonomi tahun 2010 PBI Panama hanya mencapai 7.5%. Hasil ini didukung oleh semua investasi dalam perluasan Terusan Antar Lautan Panama, proyek kesehatan di Lembah Panama dan pembangunan proyek hidroelektrik.

Menurut informasi yand didapat dari CEPAL (Komisi Ekonomi Untuk Amerika Latin dan Karibe) setelah Panama diikuti oleh Argentina dengan 8.3%. Haiti menempati urutan ketiga dengan perkembangan 8% karena banyaknya bantuan ekonomi internasional yang diterima akibat bencana gempa bumi. Kemudian diikuti oleh Peru dengan PBI sebesar 7,1%, Ecuador 6,4%, Chile 6,3%, Paraguay 5,7%. Sementara Mexico dan Brasil memiliki PBI sebesar 4%. Berdasarkan análisis ekonomi untuk Amerika Latin dan Karibe 2010-2011, perkembangan ekonomi akan berkembang dengan rata-rata 4.7% tahun ini. Sementara pada tahun 2012 mereka melihat akan terjadi penurunan dengan perkembangan rata-rata sebesar 4.1%.

Panama: TAHUN 2012, ANGGARAN UNTUK TERUSAN PANAMA MENCAPAI REKOR TERTINGGI

Agustus 4, 2011

Pada tahun fiskal 2012, Terusan Panama akan memiliki anggaran terbesar dalam sejarahnya, yakni sebesar US$ 2.398,9 juta . Pemilik Terusan Panama menyatakan bahwa anggaran ini bertujuan untuk melayani volume pelayaran yang ditargetkan sebesar 320 juta ton pada tahun 2012. Selama ini jumlah pelayaran yang terbesar tercatat pada tahun 2007 dengan 312 juta ton.

Administrator Terusan Panama menyatakan bahwa jumlah pelayaran yang semakin meningkat menunjukkan bahwa perekonomian dunia sedang bergerak. Untuk itu perlu peningkatan pelayanan dari pihak Terusan Panama, supaya perkembangan perekonomian bisa berjalan dengan baik. Berdasarkan data yang mereka miliki pelayaran antara lautan yang melewati Terusan Panama sebanyak lebih dari 14.000 kapal. Volume pelayaran yang samakin meningkat membawa keuntungan besar juga bagi negara Panama. Dikalkulasikan bahwa para tahun 2012 negara bisa mendapat keuntungan sebesar US$ 950.7 juta.

Program pembangungan Terusan Panama ini antara lain meliputi pembangunan jalan menuju jembatan pertama yang melewati Terusan Panama dari bagian Atlantik, sebuah jembatan di Sungar Chagres dan pembangunan jalan sepanjang 12 km. Di samping itu ada penyempurnaan dalam berbagai bidang yang dipandang perlu untuk memodernkan Terusan Panama.

Guatemala: EMPAT ORANG SERDADU MILITER DIJATUHI HUKUMAN 6.060 TAHUN KARENA PEMBANTAIAN PARA PETANI TAHUN 1982

Agustus 3, 2011

Empat orang serdadu Guatemala masing-masing dijatuhi hukum 6.060 tahun penjara, karena kejahatan pembunuhan terhadap 201 petani di pegunungan Dos Erres tahun 1982. Kejahatan ini merupakan satu dari sekian kejahatan yang paling mengerikan dilakukan oleh pihak militer melawan masyarakat sipil selama perang sipil tahun 1960-1996.

Hukuman dari Pengadilan Alto Riesgo menghukum 6.060 tahun penjara terhadap Daniel Martínez, Manuel Pop, Reyes Collin dan Carlos Carías, mantan serdadu militer elit Kaibil dari Pasukan Militer Guatemala. Hukuman ini mengagetkan banyak pihak, karena ini merupakan hukuman pertama yang dijatuhkan melawan kelompok militer atas kekejaman mereka selama periode perang sipil. Mereka dituduh sebagai penjahat perang karena partisipasi mereka dalam pembunuhan brutal terhadap 201 petani yang tidak bermasalah dan ratusan diantaranya adalah anak-anak.

Kejadian pembantaian ini terjadi tahun 1982, ketika Guatemala dipimpin oleh Jenderal Efraín Ríos Montt, yang sama seperti diktator militer lainnya pada saat itu, memerangi pasukan gerilya pemberontak kiri. Menurut para saksi mata, kejadian itu terjadi di bulan Desember tahun 1982, ketika satu peleton pasukan elit Kaibil melakukan serangan di pegunungan Dos Erres, di mana pada saat itu mereka menyiksa dan membunuh para penduduk yang tidak bersalah di daerah itu. Kejadian ini kemudian menjadi sesuatu yang memalukan bagi militer, karena pemimpin pasukan pemberontak menyatakan bahwa para penduduk di daerah ini bukan pengikutnya, bahkan mereka lebih mendukung pemerintahan militer daripada pasukan pemberontak.

Perang sipil di Guatemala selesai tahu 1996, dengan meninggalkan korban sebanyak 250.000 orang meninggal dalam lebih dari 669 pembantaian (berdasarkan data dari Comisión del Esclarecimiento Histórico). Para keluarga korban pembantaian mengharapkan supaya para militer yang tidak salah, dan selama ini dijatuhi hukuman penjara, supaya mulai diinvestigasi kembali. Sementara Asosiasi Veteran Militer Guatemala menyatakan bahwa mereka tidak akan mengijinkan lagi pengadilan terhadap para serdadu yang terlibat dalam pembantaian dalam perang sipil, karena tugas mereka saat itu “untuk menghancurkan komunisme” di Guatemala. Bulan lalu Amerika Serikat mengekstradisi seorang mantan militer Guatemala, Pedro Pimentel Ríos, karena keterlibatannya dalam pembantaian di Las Dos Erres. Namun pengadilan terhadap serdadu ini dilakukan dalam sidang pengadilan yang berbeda.

Film : “CINE NARCO” DARI MEXICO

Agustus 3, 2011

“Los Chacales de Sinaloa”, “El cartel de Zacatecas”, “El Bazukazo”… adalah nama beberapa film Mexico yang bertemakan narkotrafik atau yang dikenal sebagai “cine narco”. Film-film layar lebar ini sudah mulai dikenal di Mexico dan “ los latinos” di Amerika Serikat. Para pembuat film di Mexico mulai melirik pasar film dengan tema narkotrafik sebagai inspirasi dasar. Biasanya mereka membawa ke layar lebar pengalaman dari mereka-mereka yang pernah terlibat dalam organisasi kriminal ini.

Setelah penangkapan Edgar Valdes Villareal, alias “La Barbie”, dia menyatakan bahwa dirinya telah menginvestasikan US$ 200.000, untuk membuat film tentang kehidupannya dalam kejahatan narkotrafik. Para penjahat yang kemudian ingin menjadi bintang film mendapat tawaran yang baik. Di Mexico ada kurang lebih 7 produser film yang memproduksi film jenis ini. Sementara produser film lain menolak dan lebih memilih untuk membuat telenovela.

Film-film “cine narco” menjadi polemik yang besar di Mexico. Karena kejahatan yang ditunjukkan dalam film tersebut menimbulkan protes dari berbagai pihak. Film-film ini hanya mereproduksi pengalaman kejahatan para geng narkotrafik tanpa memperhatikan dampak yang diciptakan bagi masyarakat.